6 Hal Penting Seputar Pendarahan pada Otak

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Terjadinya pendarahan pada organ otak, secara umum biasanya disebabkan dari pecahnya pembuluh darah, dimana sangat sering menyerang pada penderitanya secara tiba-tiba, dengan menimbulkan sejumlah gejala, berupa berkurangnya fungsi otak, yang lama kelamaan akan mengancam nyawa.

Pertolongan yang cepat dan tepat sangatlah diperlukan, oleh sebab itu mari kita kenali penyebab, serta ciri-ciri dari adanya pendarahan otak.Karena jika anda sudah mengetahui apa saja penyebab dan ciri-cirinya, maka anda akan mudah mengetahui jenis pendarahan apa yang menyarang pada organ otak anda.

Memangnya ada berapa jenis pendarahan yang akan menyerang pada otak ?

Terdapat tiga jenis pendarahan yang menyerang pada otak, dan ketiga jenis pendarahan yang menyerang pada otak ini disebabkan dari beberapa hal yang berbeda, ciri yang berbeada, dan efek yang di timbulkannyapun berbeda pula. Inilah ketiga jenis pendarahanny:

  • Pendarahan intrakranial. Ini merupakan jenis pendarahan otak yang akan menyerang pada bagian dalam tengkorak
  • Pendarahan intraserebral. Pendarahan otak yang secara medis akan menyerang di sekitar, serta di dalam otak itu sendiri.
  • Pendarahan subarachnoid. Sedangkan jenis perdarahan yang menyerang  pada otak jenis ketiga ini, dapat terjadi pada ruang kecil, antara otak dan jaringan tipis yang menutupi otak atau dalam istilah lain di kenal dengan arachnoid

Apa yang menjadi Penyebab Pendarahan Otak?

Ada beberapa jenis penyebab yang dapat memicu timbulnya pendarahan otak  pada seseorang, beberapa jenis penyebab tersebut diantaranya yakni:

  • Terserang oleh kelainan aneurisma serebral. Ini merupakan suatu jenis kelainan yang menyerang pada pembuluh darah, yang diakibatkan dari adanya penipisan dan degenerasi dinding pada pembuluh darah arteri. Kemudian juga dapat diakibatkan oleh kelainan bawaan, hipertensi, infeksi, dan trauma.Jika seseorang yang mengalami pendarahan otak, disebabkan oleh jenis kelainan ini maka akan menimbulkan suatu kondisi adanya kelemahan pada dindin pembuluh darah sehingga membentuk benjoalan.
  • Adanya kelainan yang menyerang pada struktur pembuluh darah, yang dalam dunia kesahatan disebut dengan malformasi arteri vena atau AVM
  • Mengalami gangguan perdarahan secara umum
  • Cedera pada kepala
  • Menggunakan obat pengencer darah
  • Penggunaan narkoba dan merokok

Itulah penyebab umum dari adanya pendarahan otak. Namun lain halnya dengan penyebab dari timbulnya pendarahan yang menyerang pada jaringan tipis di otak, penyebab utuma yang dapat menimbulkanya, biasanya disebabkan oleh pecahnya suatu benjolan yang tidak normal pada pembuluh darah di otak, dimana jenis benjolan tersebut dapat membuat pembuluh darah menjadi rapuh. Jika hal tersebut terjadi maka secara otomatis, darah akan mengisi ruang di dalam otak, tepatnya pada bagian otak dan tulang tengkoraknya.

Sebenarnya ruang yang terdapat pada otak, haruslah memiliki volume yang tetap, namun disebabkan dari adanya pendarahan, maka darah yang mengalir akan mendesak otak,  dan kemdian memunculkan berbagai gejala gangguan kesehatan sesuai dengan daerah otak, dan kerusakan yang dialami.

Akibat adanya kerusakan pada otak

Kerusakan yang menyerang pada otak ternyata akan ditentukan oleh besar kecilnya pendarahan, dan seberapa cepat pendarahan itu dapat dikendalikan. Dimana jika ada beberapa orang yang tidak bisa mendapatkan pertolongan dengan cepat, maka akan mengalami kerusakan otak secara permanen, lain halnya dengan orang yang mengalami pendarahan pada otaknya, kemudian mendapatkan pertolongan dengan cepat, maka dirianya dapat mengalami kesembuhan sepenuhnya, dan tidak ada lagi darah yang  mengalami penumpukan.

Nah dari adanya darah yang menumpuk di otak, ternyata akan sangat mengganggu pada sirkulasi darah yang normal, dan dapat mengurangi kadar oksigen pada otak, dimana jika hal tersebut terjadi pada seseorang maka tubuhnya akan mudah sekali diserang oleh penyakit stroke, yang mana jenis penyakit ini akan menyebabkan kerusakan otakdari mulai yang sifatnya sementara, sampai ke sifat yang permanen.

Ciri-ciri dan gejala pendarahan otak yang wajib anda ketahui

Gejala pendarahan otak sering datang secara tiba-tiba tanpa diduga sebelumnya, dan beberapa gejala yang biasanya muncul diantaranya yakni :

  • Mengalami perubahan pada tingkat kesadaran atau kewaspadaan, yang ditandai dengan seringnya mengalami lesu, pingsan, mengantuk, atau koma
  • Kesulitan dalam memahami perkataan, berbicara, membaca dan menulis
  • Mengalami kelumpuhan pada daerah wajah, lengan atau kaki
  • Sakit parah pada daerah kepala secara tiba-tiba
  • Mati rasa
  • kesemutan
  • Kesulitan menelan
  • Mengalami gangguan penglihatan
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi

Jika semisal beberapa gejala tersebut dirasa sudah dialami, maka segeralah lakukan penanganan secepatnya, dan mulai menjalankan suatu pemeriksaan dan pengoabatan yang sesuai serta aman, untuk mengatasi pendarahan di otak. Salah satu pemeriksaan yang  dapat anda jalani, dan dapat menjadi penunjang, yakni berupa Pemeriksaan computerized tomography atau CT scan, dan magnetic resonance imaging atau MRI scan.

Setelah menjalankan pemeriksaan tesebut, maka dokterpun akan mudah mendiagnosis dengan pasti, dan  kemudian secara lanjutnya, dokter akan memantau perdarahan dengan cara mengukur tekanan intrakranial dengan menggunakan CT scan pada kepala secara berulang.

Di samping menjalankan pemeriksan, tindakan dokter yang akan dilakukan selanjutnya pada pasien pendarahan otak, yaki dengan meresepkan beberapa jenis obat di bawah ini.

Jenis obat atasi pendarahan di otak

Inilah beberapa jenis obat yang akan diberikan, dan akan diresepkan oleh dokter untuk mengasi pendarahan pada otak :

  • Nimodipin. Ini adalah jenis obat yang dapat mencegah kejang pada arteri
  • Laksatif . untuk mencegah mengejan berlebihan saat buang air besar
  • fenitoin. Jenis obat untuk menurunkan tekanan darah
  • Jenis obat yang berfungsi untuk  mencegah atau mengobati kejang
  • Obat penghilang rasa sakit pada bagia kepala
  • Obat anti-kecemasan
  • Obat untuk mengurangi tekanan di tengkorak
  • Obat pelunak feses, atau obat pencaha

Jika sejumah jenis obat diatas ternyata malah menimbulakan suatu pendarahan menjadi banyak, maka pilihan penanganan, atau pengoabatan tepat yan selanjutnya yakni dengan jalan operasi otak. Dimana cara tersebut dijalankan untuk mengalirkan darah menjadi normal, dan sekaligus memperbaiki kerusakan.

Cara Mencegah Pendarahan Otak

Mencegah akan lebih baik dari pada harus mengobati, Oleh sebab itu jika tidak ingin terserang oleh pendarahan pada otak, alangkah baiknya lakukanlah beberapa jenis pencegahan berikut ini.

  1. Pakailah helm jika anda akan bepergian menggunakan kendaraan roda dua baik motor, atau sepeda
  2. Berhenti merokok, sebab merokok bisa meningkatan risiko pendarahan otak
  3. Ketika mengendarai roda empat, gunakanlah sabuk pengaman sabuk pengaman
  4. Gunakan alas atau karpet yang tidak licin
  5. Hindari menyelam dalam air kurang dari 12 kaki
  6. Menghindari penggunaan narkoba
  7. Hentikan Penggunaan kokain.

Segera anda jalankan beberapa cara pencegahan tersebut, agar organ anda tetap sehat. Namun selain itu, jika anda benar-benar ingin memilki organ otak yang sehat maka berilah nutrisi yang biak, sebab bukan hanya tubuh saja yang membutuhkan nutrisi, namun otak juga sagat membutuhkan nutrisi untuk memperlancar fungsinya.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *