Bahaya dari Kebiasaan Konsumsi Junk Food

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Di masa yang serba modern saat ini, gaya hidup dalam keseharian banyak orang, dihabiskan untuk melakukan aktifitas bekerjanya. Dengan jam kerja yang sangat panjang, apalagi ditambah dengan jam lembur, dan kemudian ditambah pula dengan waktu pulang pergi yang selalu macet, menyebabkan pola makan menjadi sulit untuk diatur, dan kesehatan tubuhpun otomatis tidak akan terjaga dengan baik.

Lg Chili, 2 jr cheeseburgers, Chicken nuggets , Medium Sprite and Medium Choc. Frosty  My favorite:

Disebabkan mereka akan lebih memilih makanan junk food atau fast food untuk menu makanan kesehariannya, dan nantinya mereka akan sulit menghentikan kebiasaan konsumsi unk food dan fast food, disebaban jenis makanan yang satu ini dibuat dengan cita rasa yang sangat lezat, dan harga yang cukup terjangkau.

Peyebab utama makanan junk food terasa begitu lezat , yakni dikarenakan mengandung kadar lemak jenuh yang sangat tinggi. Namun dari adanya kandungan tersebut juga, yang menjadikan junk food memiliki bahaya, dan efek buruk bagi kesehatan, maka dari itu sangat di perlukan untuk membatasi konsumsi berbagai jenis junk food.

Apa saja bahaya serta efek buruk yang akan timbul jika mengkonsumsi junk food secara berlebihan?

Beresiko mengalami depresi

Sering mengkonsumsi junk food, ternyata dapat menyebabkan perubahan pada kadar hormonal didalm tubuh dengan intensitas tinggi, Masalah ini sering mendera para remaja, dimana mereka sangat rentan mengalami perubahan suasana hati, dan perubahan perilaku.

Selain itu, timbulnya kondisis depresi, yang disebabkan dari mengkonsumsi junk food, juga dapat diakibatkan dari kurangnya asupan nutrisi penting pada tubuh, sebab pada makanan cepat saji tinggi akan kandungan garam, kandungan nitrat, dan MSG nya, dan semua kandungan tersebut sangat beresiko tinggi, memicu timbulnya rasa sakit kepala, yang menjadi tanda awal dari depresi.

Pada sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Gizi Kesehatan Masyarakat, menjelaskan bahwa mengkonsumsi makanan yang dipanggang seperti donat, croissant, kue, pizza, hamburger, hot dog, memiliki keterkaitan pada tingginya resiko depresi pada seseorang

Terserang Penyakit diabetes

Diabetes menjadi salah satu penyakit akibat mengkonsumsi junk food yang berlebihan. Saat tubuh mendapatkan asupan gizi dari makanan yang sehat, maka tubuh akan mendapatkan pasokan glukosa yang berfungsi untuk menjaga sensitivitas insulin.

Lain halnya jika tubuh mendapatkan kandungan yang terdapat pada makanan junk food, mungkin tubuh anda akan mengalami gangguan pada metabolime tubuh, dan menurunkan kemampuan tubuh untuk memproduksi dan memanfaatkan insulin di dalam tubuh. Hal tersebut timbul dikarenakan junk food tidak memiliki kandungan serat.

Mengalami Obesitas

Obesitas merupakan masalah yang sering dihadapi oleh orang yang sering mengkonsumsi junk food, disebabakan dari adanya kandungan lemak, garam, dan gula yang berlebihan, yang sulit dicerna oleh tubuh, dan semakin lama akan mengedap di tubuh, dan menumbuhkan bebarapa jenis penyakit.

Sistem pencernaan akan mengalami masalah

Para pecandu junk food beresiko tinggi mengalami gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus, disebabkan junk food mengandung kalori yang terlalu berlebih.

Apa lagi ketika mengkonsumsi junk food yang digoreng, maka kandungan minyaknya akan tersimpan dalam dinding lapisan perut, dan dapat meningkatkan produksi asam di dalam tubuh, serta meninbulkan gangguan lainnya lagi yang menyerang pada sistem pencernaan anda seperti lambung, wasir, dan sembelit

Menurunkan fungsi otak

Lemak jahat, atau lemak trans yang terdapat pada junk food cenderung akan menggantikan lemak sehat di otak, dan akan membuat mekanisme dan kerja sinyal pada otak mengalami gangguan.

Selain itu, dalam suatu peneltian menyimpulkan bahwa lemak dari junk food dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan untuk menyerap informasi dan pelajaran,serta akan mengalami kesulitan dalam memperlajari keterampilan baru.

Peningkatan resiko penyakit jantung

Junk food memiliki banyak kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat,atau LDL dan trigliserida di dalam darah. Dari adanya hal tersebut akan menyebabkan pembentukan plak, resiko penyakit jantung meningkat, merusak lapisan-lapisan pembuluh darah yang dapat memicu terjadinya peradangan kronis.

Selain itu kandungan lemak yang terdapat pada junk food dapat terakumulasi di dalam tubuh, dan berlangsung  dalam jangka waktu yang cukup lama, yang bisa memicu obesitas,dan  akhirnya meningkatkan resiko terkena serangan jantung.

Gangguan ginjal

Makanan junk food seperti kentang goreng, dan keripik memiliki cita rasa yang dapat memanjakan lidah,namun disamping itu semua, adanya kandungan garam halus di dalamnya akan menimbulkan peningkatan pada kadar enzim yang terdapat pada liur dan sekresi yang dapat menimbulkan efek ketagihan, dan mengakibatkan keseimbangan sodium serta potasium yang terdapat pada tubuh, yang memicu tubuhnya penyakit hipertensi.

Ketika darah mengalami peningkatan, kemudian kinerja ginjal mengalami gangguan berupa berkurangnya kemampuan dalam  menyaring racun yang terdapat pada darah, maka dari adanya fase tersebut, akan menjadi tanda awal pertumbuhan gangguan kesehatan yang menyerang ginjal.

Merusak organ hati

Mengkonsumsi junk food dapat merugikan kesehatan organ hati, sebab dalam sebuah studi menunjukkan hasil bahwa mereka yang lebih sering mengkonsumsi junk food, serta malas berolahraga akan mengalami perubahan enzim hati dalam waktu empat minggu. Sebab lemak trans yang terdapat pada junk food akan mengendap pada organ hati.

Beresiko terkena kanker

Kurangnya kandungan serat yang terdapat pada junk food sering dikaitkan oleh ahli kesehatan dengan peningkatan risiko kanker.

Mengapa demikian? Sebab Pada sebuah studi yang dipublikasikan di European Journal of Cancer Prevention, dijelaskan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kandungan gula dan lemaknya akan berakibat meningkatnya resiko terkena kanker kolorektal, dan untuk para pria yang mengkonsumsi makanan cepat saji dengan cara di gorengdigoreng lebih dari dua kali dalam sebulan, sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan risiko kanker prostat.

Menumbuhkan masalah pada kulit dan tulang

Junk food tinggi akan kandungan karbohidrat dan gulanya, yang mana kedua kandungan tesebut akan memberikan efek negatif berupa pertumbuhan bakteri yang dapat menimbulkan asam, dan berpotensi dapat merusak gigi dan menghancurkan enamel gigi, sehingga gigi menjadi rentan berlubang.

Selain gigi, Junk food juga akan sangat berpengaruh terhadap tulang, yang mana jika di konsmsi dalam jumlah yang terlalu berlebih, maka akan meningkatkan resiko tubuh terkena oleh osteoporosis atau tulang rapuh.

Bahaya untuk kehamilan

Junk food hanya cenderung memberikan perasaan kenyang pada seorang ketika mengkonsumsinya, sebab junk food memiliki lebih banyak kalori tinggi dari pada nutrisi dan vitamin, sehingga sangat tidak baik dan tidak di anjurkan untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil.

Sebab pada hakikatnya ibu hamil sangat membutuhkan asupan nutrisi juga gizi yang cukup guna menunjang perkembangan janin secara baik dan optimal. Oleh karena itu bagi anda para ibu hamil patut mengetahui,serta patut untuk mewaspadai bahaya dari makanan cepat saji ini.

Berdasarkan sebuah penelitian di Australia, bayi yang lahir dari seorang ibu yang suka mengkonsumsi junk food, akan cenderung mengalami ketagihan mengkonsumsi berbagai macam makanan berlemak ketika ia sudah tumbuh dewasa.

Junk food memang memilki harga yang sangat  murah, mudah tersedia, lebih cepat untuk memasak dan  mengkonsumsinya, serta  dilengkapi dengan adanya rasa yang sangat lezat. Namun di samping keistimewaannya tersebut, terdpat dampak bahaya bagi kesehatan, seperti tubuh akan mengalami kekurangan nutrisi penting, meningkatkan resiko pada pertumbuhan beberapa penyakit berbahaya.

Pilihan untuk kembali mengikuti pola hidup sehat, dengan cara konsumsi makanan yang lebih alami dan lebih sehat, serta rutin konsumsi suplemet bernutrisi Green World Nutrimax, dapat menjadi kunci utama pemulihan tehadap penyakit akibat konsumsi junk food yang terlalu berlebihan.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *