Faktor Penyebab, Diagnosa, Gejala, serta Tipe Penyakit Hiperlipidemia

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Hiperlipidemia adalah penyakit yang timbul diakibatkan dari tingginya kolesterol dan trigliserida dalam darah, tingginya kadar kolesterol tersebut dapat diakibatkan dari adanya kelainan pada metabolisme atau transfortasi lemak.
Lemak dalam tubu sebenarnya sangat berperan sebagai sumber energi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan melindungi tubuh dari cuaca yang dingin dan cidera.

Namun ternyata di sisilain lemak juga jika diproduksi secara berlebihan maka dapat menimbulkan masalah yang serius, yang nantinya akan menimbulkan atau tumbuhnya penyakit pada tubuh, penyakit yan diakibatkan dari terlalu banyaknya produksi lemak pada tubuh salah satunya yaitu hiperlipidemia.

Apa saja faktor penyebab terjadinya penyakit hiperlipidemia?

  • Faktor yang paling signifikan seseoran terkena penyakit hiperlipidemia yakni disebabkan dari adanya riwayat hiperlipidemia dalam lingkup keluarga anda.
  • Memiliki berat badan yang berlebihan dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak
  • Seringnya mengonsumsi alkohol dan merokok
  • Adanya penyakit gagal ginjal pada tubuh
  • Kurang melakukan aktivitas berolahraga
  • Dapat disebabkan pula daria penggunaan obat kimia tertentu seperti hal nya Pil KB

Seperti apa cara dokter mendiagnosa bahwa tubuh kita terserang oleh penyakit  hiperlipidemia?

Terdapat dua cara dalam mendiagnosa terserang atau tidaknya tubuh oleh penyakit hiperlipidemia, dua cara tersebut yaitu :

Cara yang pertama yang biasanya akan dilakukan dalam mendiagnosa ada atau tidaknya penyakit  hiperlipidemia pada tubuh yakni, dengan cara pemeriksaaan yang menyeluruh terlebih dahulu, pemeriksaan tersebut berupa pemeriksaan pada darah, yang bertujuan untuk mengukur jumlah kadar kolesterol LDL dan HDL dalam darah secara keseluruhan. Dalam pengobatan yang pertama ini biasanya sebelum melakukan pemeriksaan dokter akan menyarankan untuk berpuasa kurang lebihnya 12 jam, sebab dengan berpuasa tersebut akan mempermudah dalam mendiagnosa tubuh anda terkena penyakit  hiperlipidemia atau tidaknya.

Cara yang kedua yaitu dengan mengidentifikasi gejala-gejala yang dirasa atau timbul pada seseorang, pada kebiasaannya gejala yang akan timbul dari terkenanya tubuh oleh penyakit  hiperlipidemia yakni:

  • Sering mual dan muntah.
  • Merasa lelah yang luar biasa.
  • Mengalami keluhan sering pusing.
  • Adanya detak jantun yang tidak tratur.
  • Terjadinya angguan pada pencernaan.
  • Serin terkena sasak nafasa yang sangat mengganggu yang dibarengi dengan timbulnya keringan dingin.

Hasil yang akan keluar setelah melakukan pendiagnosaan tersebut pastinya akan berbeda-beda, sesuai dengan gejala dan keparahan penyakit Hiperlipidemia pada tubuh, sebab penyakit Hiperlipidemia memiliki banyak tipe yang berbeda-beda, sesuai dengan gejala yang ditimbulkan dari adanya penyakit Hiperlipidemia yang enyerang tubuh.

Berikut adalah 5 tipe Hiperlipidemia sesuai dengan resiko yang ditimbulkannya

Hiperlipidemia tipe satu

Hiperlipidemia tipe yang satu ini, dapat timbul diakibatkan dari adanya ketidak mampuan tubuh dalam membuang kilomikron dari dalam darah. Apa itu kilomikron? kilomikron adalah adalah suatu zat yang memiliki fungsi untuk membawa energi dalam bentuk lemak ke otot. Adanya penyakit Hiperlipidemia tipe kesatu ini dapat terdiagnosa dengan adanya gejala yang timbul seperti :

  • Timbulnya kelainan yang menimbulkan terkenana nyeri pada perut yang berulang  Hati dan limpa membesar
  • Terdapat pertumbuhan lemak yang berwarna  kuning pink pada kulit.

Hiperlipidemia tipe ke dua

penyakit Hiperlipidemia tipe yang kedua ini disebut juga dengan hiperkolesterolemia familial, Penyakit ini akn timbul diakibatkan dari adanya serangan jantung, kadar kolesterol jenis LDL nya tinggi, adanya endapan lemak yang membentuk atau menumbuhkan xantoma(suatu kelainan kulit berupa plak atau nodul berwarna kuning yang disebabkan pengendapan lemak dan sel busa secara abnormal) 

Hiperlipidemia tipe ke tiga

Penderita Hiperlipidemia jenis ini biasanya sering kali mengalami diabetes ringan dan adanya kadar asam urat dalam darah yang meningkat.dan jika and adidiagnosa oleh dokter terkena penyakit Hiperlipidemia jenis ketiga ini harus segera berkonsultasi ya agar tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mengganggu beberapa fungsi organ tubuh anda.

Hiperlipidemia tipe ke empat

Merupakan penyakit umum yang sering menyerang beberapa anggota keluarga yang dapat timbul dikarenakan ada gejala berupa tingginya kadar trigliserida (jenis lemak yang dapat ditemukan dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi dan masuk ke tubuh serta juga dibentuk di hati.).

Bagi para penderita Hiperlipidemia tipe keempat ini seringkali mengalami kelebihan berat badan dan diabetes ringan. Oleh sebab itu bagi anda para Penderita Hiperlipidemia ini dianjurkan untuk mengurangi berat badan serta dapat mengendalikan penyakit diabetes yang menyerang pada tubuh anda dengan cara rutin berolah raga, dan menjalankan pola hidup yang sehat.

Hiperlipidemia tipe ke lima

Hiperlipidemia tipe yang terakhir ini ditimbulkan dari adanya gejala berupa timbulnya ketidak mampuan tubuh dalam memetabolisme dan membuang kelebihan trigliserida secara normal.

Jika adan sudah terduiagnosa terkena oleh penyakit Hiperlipidemia oleh dok terr, baik itu Hiperlipidemia tipe ke satu atau ke lima, anda harus segera melakukan pengobatan agar tidak menimbulkan Komplikasi yang akanmenimbulkan tumbuhnya  pankreatitis atau dikenal dengan danya peradangan yang menyeranng pada pangkreas, yang seringkali terjadi setelah penderita makan lemak dan bisa berakibat fatal. Pengobatan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara merubah gaya hidup kurang baik, gaya hidup perlu dirubah tersebut berupa menurunkan berat badan, menghindari lemak dalam makanan dan menghindari dari mengkonsumsi alkohol.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *