Hal-hal yang berhubungan dengan Cara Kerja Sistem Kekebalan tubuh pada Manusia

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Tubuh yang sehat bisa menjadi benteng yang sangat kuat bagi mekanisme pertahana dalam mengatasi berbagai macam ancaman ekternal dari patogen atau zat-zat yang beracun. Mekanisme pertahanan tersebut dikenal oleh dunia medis dengan suatu sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekelan tubuh ini yang nantinyakan aktif dalam mencegah berbagai gangguan dari bakteri, virus, patogen serta jamur yang akan masuk kedalam tubuh, sellain encegah sisitem kekebalan juga dapat memerangi protogen yang sudah terlajur masuk kedalam tubuh.

Sel-sel yang terdapat pada sistem kekebalan tubuh

Mungkin diluaran sana masih banyak orang yang belum mengetahui tentang adanya sel-sel pada kekebaln tubuh yang sangat bermanfaat, termasuk saya. Pada sistem kekebalan tubuh terdapat sel utama yang mempunyai tanggung jawab dalam menjaga tubuh, sel utama pada sisitem kekebalan tersebut bernama limposit. Selain itu masih terdapat 6 sel yang lain yang bermanfaat dalam meningkatkan kekebalan tubuh, kenam sel tersebut yaitu:

  1. Terdapat sel yang berkembang matang dalam sumsum tulang dan bertanggung jawab sebagai antibodi pada tubuh, sel tesebut berupa Sel B
  2. Adany sel yang diproduksi oleh sumsum tulang, sel yang terdapat pada sumsum tulang ini berguna dalam memperkuat respon imun dengan cara mengekluarkan faktor yang memngaktifkan sel-sel darah putih yang bertujuan untuk menangkal berbagai infeksi yang akan menyerang pada tubuh.
  3. Adanya sel dendritik yang berguna untuk menangkap antigen yang kemudianakan membawanya ke organ limpfoid yang kan memulai respon imun
  4. Terdapat sel makrofag yang mampu dalam menelan dan membunuh partikel-partikel yang asing, bakteri, virus, atau parasit.
  5. Sel Dendritik, sel ini merupakan sel yang dipercaya sangat efsien dalam merespon antigen,
  6. Sel yang lainnya, yang bertugas sebagai pembunuh sel tumor, herpes, sel yang diakibatkan dari adanya infeksi oleh suatujenis virus, serta membunuh sel-sel anti virus
  7. Adanya satu set sel darah putih yang beranama granulosit, sel pada sisitem kekebalan tubuh jenis ini ditan dai dengan adanya butiran-butiran dalam sitoplasma dan anti lobular.

Organ Penyusun Sistem Kekebalan Tubuh

Organ utama yang terlibat dalam proses kekebalan tubuh diklasifikasikan ke dalam 2 organ, yakini organ  limfoid primer dan sekunder. Organ limfoid primer meliputi sumsum tulang dan timus, sedangkan organ limfoid sekunder meliputi kelenjar getah bening dan limpa. penjelasan yang lebih lengkapnya bisa anda baac si bawah ini.

Sumsum Tulang

Sumsum tulang adalah tempat diproduksinya sel-sel darah yang bertanggung jawab sebagai antibodi pada tubuh, sel pembunuh alami, immature thymocyte, sel-sel darah merah dan trombosit. Proses produksi sel darah disebut hematopoiesis.

Timus

Timus merupakan lokasi di mana immature thymocyte bermigrasi dan berkembang menjadi sel yang berguna untuk memperkuat respon imun dengan mengeluarkan faktor khusus yang mengaktifkan sel-sel darah putih untuk menangkal infeksi. Dalam organ yang terletak di atas jantung ini, terjadi proses penghapusan selektif terhadap bakteri dan virus, yang kemudian nantinya tubuhpun akan menunjukkan aktivitas kekebalan yang sangat baik.

Kelenjar Getah Bening

Organ berbentuk kacang ini merupakan lokasi untuk penyaringan getah bening dan perangkap antigen. Antigen disaring melalui kelenjar getah bening dan makrofag, dan sel dendritik menangkap antigen ini untuk kemudian mengirimkannya ke sel T dan B, sehingga membangkitkan respon kekebalan penuh.

Limpa

Terletak di dalam rongga perut, organ berbentuk oval ini mengkhususkan diri dalam menyaring antigen dalam darah. Limpa juga menjadi lokasi di mana interaksi antara antigen dan sel-sel kekebalan tubuh terjadi.  Organ ini memiliki jaringan yang diisi dengan sel antibodi untuk melawan antigen yang terperangkap.

Itulah beberapa hal yang berhubungan dengan cara kerja kekebalan tubuh pada manusia, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan yang berkenaan dengan kesehatan.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *