Info Penting Seputar Empedu Dan Kantung Empedu Yang Jarang Diketahui

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Empedu yakni zat yang memilki fungsi baik dalam membantu melancarkan proses pencernaan lemak, yang tidak larut di dalam air, adanya proses pencernaan lemak tersebut bertujuan untuk mengemulsi lemak khusus pada tubuh yang memerlukannya, seperti pada organ hati.

Organ hati akan memproduksi empedu, dan kemudian menyimpannya di dalam kantong empedu yang bertugas untuk mencernanya, ketika hal tersebut terjadi maka kantong empedu akan mulai membiarkan aliran empedu yang diproduksi oleh hati, mengalir ke dalam usus, tepatnya pada bagian duodenum atau secara jelasnya suatu bagian terkecil yang terdapat pada usus, di mana lemak yang mengalir tersebut akan diserap oleh organisme.

Air yang berada pada kantung ampedu, nantinya akan dikeluarkan melalui dinding kantong empedu secara efektif , selain itu empedu juga dapat menetralkan beberapa asam yang ditemukan dalam jenis makanan tertentu. Sama seperti organ lainnya dalam tubuh, jika kantong empedu mengalami kerusakan, maka akan menimbulkan suatu penyakit.

Seperti apa spesifikasi secara jelasnya mengenai ampedu dan kantung ampedu ?

Kantung empedu merupakan organ kecil, yang terletak di dekat pertengahan perut pada daerah tubuh, jenis kantung ini memiliki fungsi utama, yakni untuk menyimpan empedu yang berasal dari hati.

Salah satu organ tubuh ini memilki bentuk yang sama percis seperti buah pir, yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, untuk proses pencernaan. Pada manusia, kantung empedu memilki panjang sekitar 7-10 cm, memilki warna hijau yang gelap- bukan karena warna jaringannya, melainkan karena warna cairan empedu yang dikandungnya. Organ ini akan saling berhubungan dengan hati dan usus dua belas jari melalui saluran empedu.

Berikut adalah beberapa bagian yang terdapat pada kantung ampedu

Kantung ampedu memilki 7 bagian terpeting diadalamanya yang memilki manfaat yang baik untuk  penunjang kelancaran kerjanya :

  1. Pada bagian pertama terdapat bagian yang secara medis di beri nama Fundus vesikafelea
  2. Korpus vesikafelea, bagian dari kantung empedu yang didalamnya berisi getah empedu berupa suatu cairan, yang disekeresi oleh sel hati sebanyak 500-1000 cc setiap harinya, proses sekresi tersebut akan berjalan secara terus menerus, jumlah produksi cairan empedu dapat meningkat pada saat mencerna lemak
  3. Bagian leher kantung empedu, ini merupakan bagian kantung ampedu berupa saluran, tempat masuknya getah empedu ke badan kantung empedu, lalu berkumpul dan dipekatkan dalam kandung empedu.
  4. Duktus sistikus, bagian kantung ampedu ini memilki ukuran Panjang kurang lebih 3 ¾ cm.

Mengapa kantung ampedu menjadi salah satu organ tubuh yang terpenting ?

Sebab, kantung ampedu memilki fungsi yang baik bagi tubuh, sebagai :

  • Tempat penyimpanan cairan empedu, dan memikatkan cairan empedu yang ada didalamnya, dengan cara mengabsorpsi air dan elektrolit.

Cairan empedu ini merupakan cairan elektrolit yang dihasilkan oleh sel hati. Pada individu normal, cairan empedu mengalir ke kandung empedu pada saat katup Oddi tertutup. Dalam kandung empedu, cairan empedu dipekatkan dengan mengabsorpsi air. Derajat pemekatannya diperlihatkan oleh peningkatan konsentrasi zat-zat padat.

Cairan empedu yang dihasilkan oleh hati mengandung 97% air, sedangkan kadar rata-rata air yang terkandung dalam cairan empedu yang telah tersimpan didalam kandung empedu adalah 89%. Bila saluran empedu dan duktus sistikus dijepit, maka  tekanan dalam saluran empedu akan naik sampai kira-kira 30 mm cairan empedu dalam jangka waktu 30 menit dan sekresi empedupun perlahan akan berhenti dengan sendirinya.

Akan tetapi bila saluran empedu dijepit dan duktus sistikus dibiarkan terbuka, maka air akan diabsorspi dalam kandung empedu, dan tekanan intrafilier naik hanya kira-kira 100 mm cairan empedu selama beberapa jam.

Cairan yang disekresikan oleh sel-sel hepatosit dalam organ hati tersebut dapat berupa cairan yang berwarna kekuningan, atau kecoklatan atau bisa juga berwarna kuning kehijauan. Setiap hari sel-sel hati mensekresikan 800-1000 ml cairan empedu dengan pH sekitar 7,6 sampai 8,6.

Cairan empedu sebagian besar terdiri atas air, garam-garam empedu, kolesterol, dan sebuah fosfolipid (lesitin), pigmen-pigmen empedu dan beberapa ion-ion, serta zat-zat lain yang ada dalam larutan elektrolit alkali yang mirip dengan getah pancreas.

  • Untuk membuang limbah tubuh tertentu seperti pigmen hasil pemecahan sel darah merah, kelebihan kolesterol, membantu pencernaan, dan penyerapan lemak.

Garam empedu menyebabkan meningkatnya kelarutan kolesterol, dan vitamin yang larut dalam lemak, sehingga akan sangat membantu salam memperlancar penyerapan di usus. Hemoglobin yang berasal dari penghancuran sel darah merah diubah menjadi bilirubin (pigmen utama dalam empedu) dan dibuang ke dalam empedu, dan berbagai protein yang memegang peranan penting dalam fungsi empedu juga disekresi dalam empedu.

Artikel terkait : Cara Tepat Mengatasi Gejala Batu Ampedu dengan Lecithin Softgel

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *