Penyakit Kardiovaskular dan Cara Pencegahannya

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Penyakit kardiovaskuler merupakan penyakit yang sangat menakutkan yang terkadang akan berujung pada kematian. Penyakit ini merupakan penyakit yang umumnya akan menyerang pada orang dewasa dan orang tua terutama yang berusia 60 tahun ke atas, karena usia tersebut merupakan salah satu faktor risiko terkena penyakit kardiovaskuler.

Sejumlah perilaku seperti mengkonsumsi makanan siap saji atau fast food, makanan berkadar lemak jenuh tinggi, kebiasaan merokok, minuman beralkohol, kerja berlebihan, kurang berolah raga, dan stress, telah menjadi gaya hidup manusia yang sudah biasa. Padahal kesemua perilaku tersebut merupakan faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya penyakit kardiovaskuler

Sistem Kardiovaskular

Sistem kardiovaskuler merupakan organ sirkulasi darah yang terdiri dari jantung, komponen darah dan pembuluh darah yang berfungsi dalam memberikan dan mengalirkan suplaian oksigen dan nutrisi keseluruh jaringan tubuh yang di perlukan dalam proses metabolisme tubuh. Sistem kardivaskuler memerlukan banyak mekanisme yang bervariasi agar fungsi regulasinya dapat merespons aktivitas tubuh, salah satunya adalah meningkatkan aktivitas suplai darah agar aktivitas jaringan dapat terpenuhi. Pada keadaan berat, aliran darah tersebut, lebih banyak di arahkan pada organ-organ vital seperti jantung dan otak yang berfungsi memlihara dan mempertahankan sistem sirkulasi itu sendiri.

Bentuk penyakit kardiovaskular

Terdapat tiga bentuk penyakit kardiovaskular yang menyerang papa jantunh, berikut adalah tiga bentuknya:

  1. Bentuk penyakit kardiovaskular berupa penyakit jantung koroner. Jntung koroner merupakan penyakit pembuluh darah yang mensuplai jantung, penyaki ini akan timbul akibat dari adanya pengerasan, penyumbatan dan penyempitan pembuluh arteri koroner jantung oleh pembentukan plak, selain adanya plak penyakit jantun koroner juga dapat disebabkan dari adanya faktor resiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, obesitas, diabetes, pola hidup yang bermalasan, usia tua, dan faktor keturunan.
  2. Bentuk penyakit kardiovaskular berupa  penyakit serebrovaskular adalah penyakit pembuluh darah yang mensuplai otak.
  3. Bentuk penyakit kardiovaskular berupa Penyakit  vaskular perifer (Peripheral vascular disease, PVD) atau penyakit arterial peripheral (peripheral arterial disease, PAD) adalah penyakit pembuluh darah yang mensuplai tangan dan kaki yang berakibat rasa sakit yang sebentar datang dan pergi, serta rasa sakit karena kram otot kaki saat olah raga. Faktor resiko penyakit ini antara lain tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, obesitas, diabetes, tidak aktif bergerak, usia tua, dan faktor keturunan.

Sistem kardiovaskuler pada umumnya akan memengaruhi banyak organ pada tubuh, dan kemudian akan menyebabkan bahaya yang akan mengancam paad tubuh kita.

Penyabab apa saja akan mengakibatkan timbulnya penyakit kardiovaskular?

Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung ini disebabkan kelainan jantung atau pembentukan struktur jantung tidak normal saat lahir. Hal ini terjadi bisa merupakan karena faktor keturunan atau karena faktor lain. Faktor resiko penyakit jantung bawaan antar lain ibu menggunakan narkoba, minum banyak alkohol, mengalami penyakit tertentu, atau ibu kurang gizi. Faktor-faktor resiko tersebut dapat menyebabkan bayi lahir cacat, salah satunya dapat menyebabkan bayi memiliki cacat jantung.

Adanya Stroke

Stroke (cerebrovascular accident, CVA) terjadi jika suplai darah ke otak terhambat. Hal ini dapat terjadi karena pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah. Orang beresiko mengalami stroke adalah penderita darah tinggi, memiliki gangguan irama detak jantung, memiliki kolesterol tinggi, perokok, penderita diabetes dan orang lanjut usia.

Gagal Jantung Kongestif (Congestive Heart Failure)

Gagal jantung kongestif terjadi jika otot-otot jantung tidak mampu memompa darah ke pembuluh darah. Orang yang beresiko mengalami gagal jantung kongestif antara lain orang yang memiliki tekanan darah tinggi, gangguan irama detak jantung, serangan jantung, obesitas, dsb.

Penyakit Vena Dalam (Deep Vein Thrombosis)

Penyakit vena dalam (Deep Vein Thrombosis, DVT) adalah terjadinya gumpalan darah beku pada pembuluh vena kaki yang menyebabkan nyeri dan kaki tidak bisa digerakkan. Gumpalan darah beku ini dapat berpindah ke jantung dan paru-paru yang menyebabkan komplikasi yang membahayakan jiwa. Faktor resiko penyakit ini antara lain operasi pembedahan yang lama, trauma, obesitas, kanker, baru melahirkan, menggunakan alat kontrasepsi telan, terapi penggantian hormon, dsb.

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit ini terjadi karena kerusakan otot jantung dan katup jantung akibat demam rematik (rheumatic fever). Demam rematik disebabkan infeksi bakteri streptococcal.

Seperti apa upaya yang dilakukan dalam pencegahan penyakit kardiovaskular?

Upaya pencegahan untuk menghindari penyakit kardiovaskuler dimulai dengan memperbaiki gaya hidup dan mengendalikan faktor risiko sehingga mengurangi peluang terkena penyakit tersebut. Untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler hindari dari mengkonsumsi makanan yang akan menimbulkan obesitas dan kolesterol tinggi. Selain dari menghindari hal tersebut anda juga harus melakukan beberapa hal lain yang dapat mencegah terkenanya penyakit kardiovaskular pada tubuh anda. Hal yang perlu dilakukan tersebut seperti:

Menerapkan pola makan sehat.
Cara yang dapat anda lakukan dalam menjalankan pencegahan ni yaitu daengan cara :

  • Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak atau kolesterol tinggi. Contohnya seperti seafood atau banyak dikenal oleh banyak orang dengan makanan laut. Mengapa demikian, sebab makanan laut memiliki kandungan kolesterol yang sangat tinggi yang dapat membahayakan jantung anda.
  • Sebaiknya, konsumsilah makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang, yang rendah atau tanpa lemak. Misalnya susu, keju, dan mentega. Selain itu, hindari pula makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Menerapkan pola makan sehat juga berarti makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan. Seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dan 80 cm (kegemukan), berisiko lebih besar terkena penyakit jantung.
  • Mulailah dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, padi-padian, makanan berserat lainnya dan ikan. Kurangi daging, makanan kecil (cemilan), dan makanan yang berkalori tinggi dan banyak mengandung lemak jenuh lainnya.

Lakukanlah Pemeriksaan secara  rutin

Kebanyakan penyakit kardiovaskular menyerang dengan tiba-tiba tanpa gejala apapun. Sebelum semuanya terlambat, akan lebih baik jika Anda rutin melakukan check up atau pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui risiko tersembunyi dari penyakit kardiovaskular.

Sering-seringlah melakukan Yoga

Latihan pernapasan melalui yoga merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Selain mampu melancarkan asupan oksigen melalui latihan pernapasan, yoga juga menurunkan stres dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *